Museum Bali adalah museum negara yang berada di kota Denpasar, Bali. Museum Bali menjadi museum penyimpanan masa lampau manusia dan etnografi. Koleksi museum terdiri dari benda-benda etnografi antara lain perlengkapan dan peralatan hidup, kesenian, keagamaan, bahasa tulisan dan lainnya yang mencerminkan kehidupan dan perkembangan kebudayaan Bali di masa lampau. Luas tanah di Museum Bali meliputi 2600 m2 terdiri dari 3 (tiga) halaman, yaitu halaman luar (jaba), halaman tengah (jaba tengah), dan halaman dalam (jeroan), masing-masing halaman dibatasi dengan tembok dan gapura (candi bentar dan candi kurung) sebagai pintu masuk, sebuah Balai Kulkul (menara kentongan) di sebelah Selatan jaba tengah.

OSIS SMAS Dharma Praja Denpasar mengadakan kegiatan kunjungan ke Museum Bali dengan tujuan mengenal, menjaga, dan melestarikan seni, tradisi dan kebudayaan Bali oleh para generasi muda. Seperti yang diketahui bahwa generasi muda saat ini lebih mudah mengenal budaya luar karena kecanggihan teknologi, namun terkadang lupa dengan kebudayaan Indonesia khususnya Bali. Hal ini memotivasi panitia untuk mengajak para siswa-siswi SMAS Dharma praja Denpasar untuk mengenal dan melestarikan kebudayaan Bali. Kegiatan ini diadakan pada hari Selasa, 17 Juni 2025, dimulai pukul 08.00 – selesai. Kegiatan diawali dengan pemberian materi tentang sejarah dan koleksi dari Museum Bali oleh petugas bidang Edukasi dari Museum Bali.














Setelah pemberian materi usai, para siswa dipersilahkan untuk melihat-lihat koleksi Museum Bali. Museum Bali terbagi atas 3 gedung yaitu Gedung Karangasem , dengan arsitektur khas Bali Timur untuk memamerkan koleksi Panca Yadnya, Gedung Tabanan, untuk memamerkan koleksi prasejarah, sejarah dan seni rupa, dan Gedung Buleleng, dengan arsitektur gaya Bali Utara untuk memamerkan koleksi kain tradisional. Kegiatan diakhiri dengan sharing mengenai hal apa yang didapat dari kunjungan tersebut dan kuis terkait dengan Museum Bali. Para siswa sangat antusias dalam kegiatan edukasi ini, pertanyaan yang disampaikan dalam kuis oleh petugas di Museum Bali dapat dijawab oleh peserta.
Semoga hal ini dapat menumbuhkan semangat untuk melestarikan seni dan kebudayaan Bali, serta menghargai sejarah dengan menjaga agar nilai-nilai luhur yang tersurat maupun tersirat mampu menjadi pedoman dalam setiap laku di kehidupan bermasyarakat serta para generasi muda dapat mencintai budaya dan menjaga warisan terdahulu dengan baik.











